Jumat, 10 September 2010

DISFUNGSI EREKSI



.Disfungsi ereksi:ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan erksi penis yang cukup untuk
melakukan hubungan seksual.

.Primer~sejak semula ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan seksual tidak pernah tercapai.

.Sekunder~sebelumnya pernah berhasil melakukan hubungan seksual,tetapi kemudian kemudian gagal karena sesuatu sebab yang mengganggu ereksinya.

.Tidak mampu mencapai ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual paling sedikit 25% dari kesempatan melakukannya.

.Penyebab:
1.gangguan anatomik.
2.gangguan jantung dan sistem pernapasan.
3.gangguan hormon.
4.gangguan saraf.
5.gangguan pembuluh darah dan gangguan darah.

.Gangguan penyakit: kencing manis,kholesterol tinggi,merokok,menurunnya hormon androgen,alkohol,anti cholinergi,antihipertensi,anti depresi, barbiturat estrogen,mariyuana,narkotik,obat penenang.

.Operasi prostat dan penis.

.Faktor psikis:
-faktor periode kehidupan~anak-anak,remaja,dewasa.
-faktor perkembangan~dominasi orang tua,konflik orang tua anak,trauma masa kecil,pengalaman seksual pertama kali.
-faktor afektif~kecemasan,rasa bersalah.
-faktor interpersonal~komunikasi tidak baik,kejenuhan,hilangnya daya tarik fisik.
-faktor koqnitif~informasi yang salah(mitos).
-ejakulasi dini.

.Pada umumnya dysfungsi ereksi yang terjadi pada usia muda disebabkan faktor psikis.

.Dengan bertambahnya usia,terjadi penurunan jumlah sel-sel otot polos corpus cavernosum dalam penis dan terjadi peningkatan ambang sensitifitas alfa adrenoseptor.

.Insidensi meningkat dari 1,9%pada usia 40 tahun menjadi 25% pada usia 65 tahun.

.Terjadi hambatan dalam relaksasi otot polos corpus cavernosum penis sehingga darah tak dapat mengalir masuk.Akibatnya ereksi tak terjadi.

.Diagnosis:
-anamnesis seksual: keadaan ereksi,orgasme,ejakulasi,libido,sensasi genital,pengalaman seksual,pasangan,anamnesis mengenahi faktor-faktor psikis yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.
-anamnesis umum:
*penyakit yang pernah diderita~hubungan dengan disfungsi ereksi.
*jenis obat.
*jenis operasi.
-pemeriksaan fisik:
*tanda-tanda kelamin sekunder~abnormalitas?
-pemeriksaan lab:
*pemeriksaan khusus:
1.visual sexual stimulation:
rangsangan seksual secara visual dapat digunakan untuk membedakan disfungsi ereksi psikogenik dengan organik~menggunakan gambar/fitur erotik.
2.sleep erection monitoring:
pada laki-laki normal selama tidur akan terjadi ereksi penis yang disebut nocturnal penile turnscene(NPT).
pada masa remaja frekwensi ereksi >6x ketika tidur malam hari.
ereksi pagi hari adalah sisa ereksi yang terjadi pada malam hari.
alat "snap-gange"~dipakai sekitar 8-10 jam tidur~bila penis punya rigiditas yang cukup untuk melakukan penetrasi ke vagina~ketiga elemen plastik pada "snap-gange" yang mempunyai tahanan berbeda dapat diputuskan.
bila rigiditas tidak cukup~tidak semua elemen plastik putus.

.Pengobatan:
-oleh karena faktor psikis~sex terapi(terapi sex)~latihan seksual yang dilakukan dengan bantuan istri.
-penggunaan hormon androgen.
-alat pompa vakum.
-suntika intrakavernosa(langsung pada penis)~bahan vasoaktiof dan relaksan otot.
-operasi~protesa pada penis.


.Ejakulasi dini:
-seorang dianggap mengalami ejakulasi dini bila ia tidak mampu mengontrol ejakulasinya sampai pasangannya mencapai orgasmus paling tidak dalam 50% dari kesempatan melakukan hubungan.
-derajat ejakulasi dini:
*ejakulasi terjadi sebelum penis menyentuh alat kelamin wanita.
*ejakulasi terjadi segera setelah terjadi persentuhan dengan labia/introitus vagina.
*ejakulasi terjadi segera setelah terjadi penetrasi.
*ejakulasi terjadi setelah pergesekan singkat dengan vagina.
-mempunyai pengalaman melakukan hubungan seksual secara tergesa-gesa.
-hubungan suami istri yang tidak harmonis.
-rasa takut terhadap wanita.
-ada ketidak seimbangan antara dopamin dengan serotonin.
-diatasi dengan sex terapi,bahan-bahan vasoaktif,opera


.Ejakulasi terhambat:
-ketidakmampuan mengalami ejakulasi di dalam vagina.
-sekunder~sebelumnya pernah ejakulasi normal.
-sebab fisik~ganguan anatomi pada alat kelamin.
kerusakan saraf.
-sebab psikis~fanatik agama~sex dosa/kotor.
takut hamil.


.Sumber: Prof. Dr dr. Wimpi P ~Intisari 1999.

Kamis, 09 September 2010

REKAM MEDIS ASET PENTING DALAM PERKARA MAL PRAKTEK

.Dalam sidangperkara malpraktek,perawatan yang diberikan oleh penyedia layanan kesehatan/Rumah Sakit diukur dengan sesuatu yang dalam system yudisial disebut "standar perawatan.

.Rekam medis yang baik harus:
1.menetapkan penyebab paling mungkin bagi masalah pasien.
2.mendukung diagnosis.
3.memaparkan perawatan dan pengelolaan kondisi pasien.
4.menggambarkan respon pasien terhadap perawatan atau, jika tidak ada respon,tindakan selanjutnya dari penyedia pelayanan kesehatan bersangkutan.

.Rekaman medis harus menyediakan data medis yang cukup berarti sehingga praktisi lain dapat mengambil alih jika penyedia pelayanan kesehatan tersebut tidak memberikan pelayanan yang dibutuhkan atau pasien yang bersangkutan harus dipindah ketempat lain.

.Rekam medis yang memadai menjelaskan catatan klinis masalah pasien,menggambarkan kompleksitas masalah tersebut dan menunjukkan bahwa masalah tersebut sudah mendapatperhatian yang layak secara profesional.

.Rekaman medis tersebut harus disiapkan secara hati-hati,lengkap,akurat,dapat dibaca,relevan dan segera.

.Akan sangat bijaksana jika ada perkembangan dan masalah-masalah sebelumnya dikoreksi,distabilkan,dikontrol atau dieliminasi.

.Keadaan-keadaan khusus seperti pasien berlaku kasar,tidak kooperatif,irasional,mengalami gangguan jiwa,kehilangan kendali akibat obat-obatan,atau tidak kompeten juga harus dicatat.

.Minimal ada 6 kategori informasi yang harus diberikan dalam rekaman medis:
1.sejarah lengkap dengan deskripsi tentang penyakit atau luka yang ada,dicatat hampir menyerupai kata-kata pasien sendiri.
2.laporan pemeriksaan fisik yang menjelaskan penemuan obyektif terhadap keluhan subyektif dari pasien,termasuk hal-hal negatif yang signifikan.
3.mencatat tes-tes diagnostik dan semua laporan yang sama mengenahi pasien.
4.kesanatau diagnosis ketika perawatan kesehatan hanya dapat membentuk kesan dengan tidak adanya obat-obat yang diresepkan dan prosedur yang direkomendasikan atau dilaksanakan.
5.respon pasien terhadap perawatan serta perubahan-perubahan yang ditunjukkan dalam rencana perawatan.

.Ketika terjadi klaim perkara malpraktek,rekaman medis mungkin merupakan satu-satunya informasi yang berkenaan dengan diagnosis,rencana perawatan dan evaluasi terakhir serta hasil-hasil dari kasus tertentu.

.Menjaga agar rekaman medis disiapkan secara hati-hati,lengkap,akurat,terbaca dan segera bukanlah merupakan sesuatu yang insidentil,yang dijalankan semata-mata karena adanya kewajiban legal dari pihak luar terhadap penyedia jasa perawatan kesehatan/Rumah Sakit.

.Rekaman medis adalah komponen tak terpisahkan dari praktek klinis yang baik dan merupakan alat yang dapat membantu penyedia jasa perawatan kesehatan/Rumah Sakit yang telah memberikan perawatan yang layak saat menghadapi tuntutan karena dianggap telah mengabaikan pasien.


Sumber :bidi~20 juli 2005

ARTHRITIS RHEUMATOID

.Merupakan penyakit yang ditandai dengan akumulasi sel-sel T,sel-sel plasma,makrofag-makrofag dan sel-sel yang menyerupai fibroblas pada sendi-sendi yang mengalami inflamasi.

.Inflamasi sendi yang kronik pada sinovia dan subkondral sering disertai invasi limfosit T yang spesifik terhadap autoantigen yang tidak diketahui(unknown),diperkirakan penting dalam merusak dan mempertahankan inflamasi di sinovia.

.Perjalanan arthritis rheumatoid dapat eksaserbasi atau remisi.

.Prinsip secara umum pengobatan dengan sasaran arthritis rheumatoid adalah:
1.mengurangi rasa sakit.
2.mengurangi inflamasi.
3.proteksi struktur artikularis.
4.mempertahankan fungsi.
5.menyembuhkan sistimek yang kena.

.Kriteria revisi tahun 1987 untuk klasifikasi arthritis rheumatoid:
a.kekakuan pagi hari:kekakuan sendi berlangsung sekitar 1 jam atu lebih.
b.arthritis pada 3 sendi atau lebih.
c.arthritis pada sendi tangan.
d.arthritis simetri.
e.nodulus rheumatoid.
f.serum faktor rheumatoid positif.
g.perubahan radiologi pada tangan.


Sumber: dr.purwono rahardjo~IPD FK UGM.

Selasa, 07 September 2010

TEHNIK TERKINI DALAM PENANGANAN KANKER

1.Modern Radio-Particle Knife(pisau nuklir untuk kanker):
-partikel radioaktif akan diimplan ke dalam tumor.
-partikel yang melepaskan sinar X selanjutnya akan membunuh dan menghancurkan sel tumor sebagai targetnya.
-metode ini dilakukan tanpa melalui tindakan operasi dan mengurangi luka pada tubuh,juga masa penyembuhan lebih cepat.

2.Modern Radiofrequency Ablation Technology (membunuh tumor sampai mati):
-prosedur yang dilakukan adalah dengan membunuh sel tumor menggunakan temperatur tinggi(80-100 derajat C).
-hasil yang dicapai tidak mempengaruhi sel-sel yang normal dan sama baiknya dengan melakukan tindakan operasi dan dinamakan operasi tanpa pisau.

3.Modern Artery Interventional Embolotherapy (membuat tumor mati kelaparan):
-pertumbuhan tumor tergantung dari nutrisi vaskulernya.
-jika pasokan darah ke tumor dihadang atau diputus,tumor dapat mengecil atau tidak mendapat nutrisi sehingga pertumbuhannya dapat diawasi.
-metode ini mempunyai cara kerja dengan membuat tumor "mati kelaparan" karena kekurangan nutrisi,karena pembuluh darah arteri tumor dihadang atau diputus.

4.Modern Bio-immunotherapy (nuklir biologis):
-menggunakan tehnologi "vitro cloning",sel dendritik(DC) dapat dipisahkan dari sel darah pasien dan diproduksi dalam jumlah yang banyak di laboratorium,selanjutnya dimasukkan kembali ke tubuh pasien untuk memperkuat sel imun pasien untuk melawan sel kanker.

5.Modern Bio Gene Therapy (mematikan akar kanker):
-ilmu medis telah membuktikan bahwa esnsi dari kanker adalah kelainan gen.
-dengan menerapkan p53 dan "adenovirus vector",diharapkan terapi gen ini menjadi cara terbaru pengobatan kanker.

6.Modern Ar-He Cryosurgery Therapy (membekukan tumor sampai mati):
-pisau Ar-He,berasal dari hak paten tehnologi kedirgantaraan Amerika,yaitu dengan menusuk tumor menggunakan "percutaneous puncture" (sebagai salah satu tindakan invasif minimal) sehingga tumor dapat seketika mati dalam beberapa detik tanpa merusak organ lainnya pada suhu dibawah-160 derajat C.


Sumber:Ester LN Kompas~Modern Hospital Guangzho China~7-9-2010.

Senin, 06 September 2010

VARICELLA (cacar air)

.Definisi:
-penyakit virus akut dan cepat menular,berlokasi dibagian sentral tubuh.
-merupakan hasil infeksi primer pada penderita yang rentan.

.Etiologi:
-disebabkan oleh virus Varicella zoster.

.Epidemiologi:
-tersebar diseluruh dunia.
-tranmisi penyakit berlangsung secara aerogen.
-masa penularan sekitar 7 hari dari saat timbulnya erupsi kulit.

.Gambaran klinik:
-masa tunas~8-12 hari.
-munculnya erupsi kulit didahului gejala prodormal(demam,malaise,sakit kepala,anoreksia,sakit pinggang,kadang disertai batuk kering).
-disusul stadium erupsi~terbentuknya vesikula yang khas seperti tetesan embun(tear drops)~berubah jadi pustula~pecah menjadi krusta memerlukan waktu 8-12 jam.
-vesikula yang baru akan timbul lagi disekitar vesikula yang lama(stadium erupsi,bergelembung)~bermacam ruam kulit(polimorfi).
-penyebaran lesi~badan~sentrifugal ke muka dan ekstremitas.
-dinding vesikula tipis`bila krustanya lepas tak menimbulkan bekas(1-3 minggu).

.Patogenesis:
-virus masuk tubuh lewat mukosa traktus respiratorius bagian atas/orofaring~multiplikasi~virus menyebar ke pembuluh darah dan saluran limfe(viremia primer).
-virus akan dimakan oleh sel SRE~terjadi replikasi virus(periode inkubasi)~infeksi dihambat oleh imunitas non spesifik.
-dalam waktu 2 minggu setelah infeksi terjadi viremia yang lebih hebat(viremia sekunder)~panas,malaise,virus menyebar keseluruh tubuh lewat aliran darah~ke kulit dan membran mukosa.

.Diagnosis:
-varicella khas ditandai:
1.erupsi papulovesikuler~disertai panas.
2.gambaran lesi bergelombang~polimorf.
3.sering ditemukan lesi pada membran mukosa.
4.penularan berlangsung cepat.
-diagnosis laboratoris~sediaan apus,tes serologi.

.Komplikasi:
-ensefalitis,pneumonia,karditis,glomerulonefritis,hepatitis,konjungtivitis,otitis,arteritis.
-pada ibu hamil~kelainan kongenital.

.Diagnosis banding:
-variola~sentripetal~dari akral ke badan.

.Terapi:
-antipiretik
-antibiotik.
-antihistamin.
-bedak.

.Prognosis:
-baik

.Sumber: Prof.dr Hartadi SpKK, dr S. Sumarya SpKK~Ilmu Penyakit Kulit~Hipokrates.

Minggu, 05 September 2010

ULKUS PEPTIKUM

.Kausa antara lain :
-Helocobacter pylori.
-OAINS (obat anti inflamasi non steroid).
.Faktor agresif:
-asam.
-pepsin.

.Faktor defensif:
-produksi prostaglandin.
-produksi mukus.
-bicarbonat.
-aliran darah.
-regresi sel.

.Kelompok resiko tinggi:
-riwayat gangguan sebelumnya(ulkus,perdarahan).
-umur >60 tahun.
-sedang menggunakan corticosteroid.
-sedang menggunakan anti koagulan.

.Terapi:
-penghambat pompa proton(omeprasol,pantoprasol) 2x sehari + amoxicillin 3x 500 mg + metronidazol 3x 500 mg,selama 1 minggu.
-obat antagonis reseptor histamin-H2:
*cimetidin.
*ranitidin.
*famotidin.


.Sumber: Putut BP~PIT 2000~IPD FK UGM.

Kamis, 02 September 2010

KISTA

.KISTA: Suatu kantong tertutup,berdinding membran yang berlapis epitel dan berisi cairan/semi cairan,tumbuh tidak normal dalam rongga suatu organ(bisa karena sisa jaringan embrional).


.Macam-macam Kista:


1.Kista periodontal (kista rongga mulut):
-berasal dari gigi.
-terbentuk dalam membran periodontal dan lebih sering pada rahang atas anterior.
-mengandung kolestereol dalam cairan steril atau pus bila terinfeksi.
-dapat pula terbentuk karena sisa granuloma yang tertinggal setelah pencabutan gigi.
-kista rongga mulut tidak menimbulkan keluhan bila kecil~jika besar akan menimbulkan deformasi,penipisan kortek tulang,sehingga timbul fenomena bola pingpong~bila terus membesar akan menembus tulang sehingga hanya ditutupi jaringan lunak.
-pada perabaan terdapat fluktuasi.
-bila kista ini terinfeksi akan terasa sakit dan timbul pus.
-terapi: extirpasi.


2.Kistoma ovarii simplex:
-kista dengan permukaan rata dan halus.
-biasanya bertangkai,seringkali bilateal dan dapat menjadi besar.
-dinding kista tipis berisi cairan jernih yang serosa,berwarna kuning.
-terapi: reseksi ovarium.


3.Kistadenoma ovarii musinosum:
-asal kista belum pasti~diduga asl dari teratoma.
-bentuk kista multilokular,biasanya unilateral,dapat menjadi sangat besar.
-gambaran klinis: terdapat perdarahan dalam kista,timbul perlekatan kista dengan omentum,usus,peritonium parietale;bisa terjadi ileus karena perlekatan dan produksi musin yang terus bertambah akibat pseudomiksomaperitonei.
-terapi: pengangkatan kista.


4.Kistadenoma ovarii serosum:
-kista berasal dari epitel germinativum.
-perlu dicurigai adanya keganasan.
-kista dapat membesar.
-gambaran klinis: teraba massa intraabdominal,dap[at timbul ascites.
-terapi: pengangkatan kista.


5.Kista dermoid:
-teratoma kistik jinak dengan struktur ektodermal berdiferensiasi sempurna dan lebih menonjol daripada mesoderm dan ektoderm.
-dinding kista keabu-abuan dan agak tipis,konsistensi kenyal sampai padat.
-dapat menjadi ganas~seperti karsinoma epidermoid.
-diduga berasal darisel telur.
-gambaran klinis: nyeri mendadak di perut bagian bawah,oleh karena torsi tangkai kista.Dinding kista dapat ruptur sehingga kista keluar di rongga peritoneum.
-terapi: pengangkatan kista bersama seluruh ovarium.


6.Endometriosis:
-terdapatnya jaringan endometrium(kelenjar dan stroma) diluar uterus.
-lokasi paling sering organ dalam pelvis dan peritoneum.
-endometriosis dipengaruhi estrogen dan progesteron sehingga secara periodik mengalami perdarahan dan jaringan skitarnya mengalami inflamasi dan perlekatan.
-sering ditemukan pada wanita usia reproduksi.
-etiologi: inflamasi sel endometrium akibat regurgitasi transtuba pada saat menstruasi
-manifestasi klinis:
.subfertilitas,dysmenorrhoe,dyspareuni,nyeri panggul kronik.
.biasanya berhubungan dengan anovulasi,perkembangan follikel abnormal.
.inflamasi peritoneum lokal,infiltrasi dalam dengan kerusakan jaringan,perlengketan,pengumpulan darah menstruasi pada jaringan endometrium~nyeri pada peregangan.
-lokasi: ovarium,peritoneum,posterior kavumdouglasi.
-terapi:
.pencegahan~tidak menunda kehamilan.
.analgesia.
.hormonal:rendah estrogen.




Sumber: Kapita Selekta Kedokteran~ U I.